Kamis, 07 Oktober 2010

Bentuk Kepemilikan Perusahaan

Pemilihan bentuk kepemilikan perusahaan merupakan hal penting. Bagaimana mungkin perusahaan bisa berjalan dengan efektif dan efisien ketika, modal yang dihimpun kurang, kelewat besarnya kewajiban yang harus ditanggung pemilik, ketidakleluasaan pengendalian manajemen perusahaan dan
masih banyak lagi hal penting yang perlu dicermati pemilik badan usaha.
Dalam bahasan ini ada tiga pilihan, yaitu perseorangan (Sole Proprietorship), persekutuan
(Partnership), dan Korporasi (Corporation).
Masing-masing bentuk memiliki Keuntungan dan Kerugian.

DAMPAK KEPEMILIKAN BISNIS TERTENTU
TIGA BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS ( THREE FORMS OF BUSINESS
OWNERSHIP )
  • v  Perseorangan (Sole Proprietorship)
  • v  Persekutuan (Partnership)
  • v  Perseroan (Corporation)


KEPEMILIKAN PERSEORANGAN ( SOLE PROPRIETORSHIP )
Perusahaan yang dimiliki seorang pemilik. Ada 4 (empat) sifat yang harus diperhatikan :
a)    Pemilik tunggal (Single owner).
b)    Menanggung seluruh tanggung jawab.
c)    70% dari firma di USA
d)   Menghasilkan kurang 10 % dari seluruh penghasilan perusahaan.
Pengantar Bisnis “Jeff Madura"




Keuntungan dan kerugian kepemilikan perseorangan

KEUNTUNGAN :
a)    Mendapatkan semua profit.
b)    Kemudahan formasi.
c)   Kontrol penuh.
d)   Pajak lebih rendah.

KERUGIAN :
a)    Menanggung semua kerugian
b)    Kewajiban tidak terbatas.
c)    Keterbatasan keuangan.
d)    Keterbatasan skill


    KEPEMILIKAN PERSEKUTUAN ( PARTNERSHIP )
Jenis-jenis persekutuan (Type Partnership)
·       Sekutu Umum (General Partnership)
a)    Sekutu kerja menjalankan bisnis sehari-hari.
b)    Sekutu kerja mempunyai tanggungjawab tanpa batas.
·       Sekutu Komandite (Limited Partnership)
a)    Sekutu komanditer hanya menanam modal dalam bisnis.
b)    Sekutu komanditer adalah hanya dapat dikenakan kewajiban sampai kepada jumlah yang mereka menginvestasikan

Keuntungan dan Kerugian dari Kepemilikan Persekutuan

KEUNTUNGAN
a)    Pendanaan Kontrol dibagi
b)    Kerugian dibagi

KERUGIAN
a)    Hutang tidak terbatas.
b)    Spesialisasi Keuntungan dibagi.


    KEPEMILIKAN PERSEROAN ( CORPORATION )
Kharakteristik perseroan (Characteristic of corporation)
a)    Piagam Perseroan (Corporate charter.) 
b)    Penetapan anggaran rumah tangga (Establishment of bylaws).
c)    Pemegang saham (Stockholders).
d)   Dewan direktur (Board of directors).

Perseroan swasta vs Publik
·       Dipegang Swasta (Privately Held)
a)    Korporasi yang secara pribadi dipegang kepemilikan terbatas ke kelompok kecil investor.
b)     Saham tidaklah diperdagangkan didepan umum.
·       Dipegang Publik (Publicly Held)
a)    Korporasi lebih besar.
b)    Saham diperdagangkan didepan umum.
c)    Tindakan pada awalnya mengeluarkan bursa/stock: “ menawarkan saham pada Publik

Keuntungan dan Kerugian Kepemilikan perseroan

KEUNTUNGAN
  • a)    Keterbatasan kewajiban.
  • b)    Akses dana Transfer kepemilikan Pengungkapan keuangan


KERUGIAN
  • a)    Pajak lebih banyak
  • b)    Pembiayaan lebih mahal
  • c)    Kompleksitas problem


.
KEBERADAAN KEPEMILIKAN BISNIS
  • v Melanjutkan bisnis keluarga
  • v Pembelian suatu bisnis yang ada
  • v Waralaba (Franchising)


WARALABA ( FRANCHISING )
  • a)    Distributorship

Dealer : menjual produk yang dihasilkan oleh Pabrik. Contoh Car dealers.
  • b)    Chain-Style Business : Firma menggunakan nama dagang perusahaan dan mengikuti segala ketentuan. Example: McDonalds.
  • c)     Manufacturing Arrangement: Perusahaan Pabrik sebuah produk dengan menggunakan formula dari perusahaan lain. Contoh : Microsoft.


Keuntungan dan Kerugian waralaba
KEUNTUNGAN
  • a)    Gaya Manajemen yang meyakinkan
  • b)    Pengakuan nama
  • c)     Dukungan keuangan


KERUGIAN
  • a)    Pembagian keuntungan
  • b)    Keuntungan dibagi
  • c)    Berkurangnya control


 PENGUKURAN KINERJA BISNIS ( MEASURING BUSINESS
PERFORMANCE )
·       Tingkat pengembalian Investasi (Return on Investment - ROI).
a)    Nilai uang sebuah keuntungan setelah pajak sebuah firma.
b)    Metoda yang lebih disukai untuk mengukur profitabilitas
Return on Equity= Earnings after tax Equity
·       Resiko Investasi (Risk of Investment). Resiko (Risk) : Derajat ketidakpastian tentang
keuntungan masa depan sebuah firma. Resiko dapat meliputi :
a)    Ketidak pastian penghasilan masa depan.
b)    Ketidak pastian biaya masa depan.

Sumber : www.Wikipedia.com